Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor? Ini Jawabannya.

30 April 2016 | Category BAJAJ, Honda, KAWASAKI, SUZUKI, TVS, YAMAHA

Timming Derajat Pengapian – Dalam hal oprek atau korek mesin motor, kita bukan hanya berkutat pada coak, papas, reamer dan lain sebagainya. ketika melakukan riset, tentunya kita juga dihadapkan pada angka dan rumus. salah satunya dalam oprek sektor pengapian. setiap mesin mempunyai standar waktu pengapian masing – masing yang sudah di set oleh perancang atau pabrikan pembuatnya, meskipun tidak semua mesin sama timming pengapiannya, namun cara perhitungan derajatnya tetap sama, misalkan ketika piston menuju TMA , kemudian busi memercikan api pada saat posisi piston 10 derajat sebelum mencapai titik nol derajat TMA (10 derajat sebelum TMA ) , sehingga waktu busi memercikkan api bisa disebut waktu pengapian .

Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor? Ini Jawabannya.

Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor? Ini Jawabannya.

Timming Ignition atau Waktu Pengapian, umumnya terjadi antara 5 sampai 15 derajat sebelum TMA pada RPM rendah. Dalam hal penyetelan waktu pengapian, banyak dipengaruhi oleh banyak faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan rambat api busi di ruang bakar. ini yang menjadikan setiap mesin meiliki waktu pengapiannya masing-masing sesuai rancangan dari pabrikannya. lantas bagaimana kita bisa mengubah atau memajukan waktu pengapian untuk mengikuti ubahan yang dilakukan pada mesin korek? tentu saja agan bisa merubahnya, dengan melalui riset. hal-hal yang menjadi faktor dalam penentuan waktu pengapian adalah

  1. Efisiensi Volumetrik silinder.
  2. Sifat campuran bahan bakar (Air fuel mixture ratio)
  3. Rasio Kompresi.
  4.  Temperatur /Suhu
  5. Oktan bahan bakar.
  6. Spek mesin lainnya: Tipe dan posisi busi, desain porting, desain kubah ruang bakar, profil piston, beban putaran mesin, dll.

Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor

Kayaknya makin panas nih, he…. sama saya juga gelap masalah ginian. Buat agan yang sedang cari cara menghitung atau mencari Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor, tentunya dari penjelasan diatas agan bisa dapet jawabannya.

Sebetulnya ada kok cara mudah untuk seting timming atau waktu pengapian, yaitu secara otomatis. dikutif dari sumber “infobalapliarjakarta”  sekarang sudah banyak CDI yang bisa melakukan penyetelan drajat pengapian secara akurat baik menggunakan remot,laptop atau secar lansung (memutar tombol)…seperti BRT,REXTOR,PREDATOR,KAWAHARA.dll jadi ga perlu repot-repot lagi melakukan penyetelan seacara manual untuk menggeser pic up pulser (di bikin panjang atau pendek) untuk mencari setingan yang pas.

Dikutif dari sumber yang berbeda “ratmotorsportindonesia.com”, Untuk detail mesin modifikasi / balap , fakt0r-faktor penting yang mempengaruhi titik ledak pengapian diantaranya adalah :

  • Desain dan ukuran kubah ruang bakar
  • Durasi noken as
  • Posisi letak busi di kubah
  • kadar kalori bahan bakar
  • Emisi gas buang
  • Suhu udara di intake
  • Titik ledak aman sebelum terjadinya detonasi

Mengatur saat starter dan stasioner. Mesin dengan kapasitas kecil dan putaran mesin cepat biasanya butuh pengapian lebih tinggi, kisaran 20 derajat. Mesin bore up kompresi tinggi butuh sekitar 10 derajat di rpm 1500. Kompresi rasio juga berpengaruh, mesin dengan kompresi dibawah 10 : 1 , biasanya tidak akan nendang balik jika di selah meskipun timing pengapian 20 derajat. Sementara mesin kompresi hingga 11 bisa memakai 15 derajat. Mesin semi dengan kompresi hingga 12:1 berada di kisaran 12 derajat. Mesin balap dengan kompresi 13 bahkan bisa memakai dibawah 10 derajat.Timing yang semakin tinggi hingga di rpm 4,000 bisa dipatok hingga 32 derajat. sedangkan untuk saat melaju, Putaran mesin yang sering kita gunakan untuk melaju adalah 4000 rpm hingga 10,000 rpm. Mesin korek harian dengan kompresi 11:1 , dan meminum bahan bakar oktan tinggi maka timing pengapian yang umum dipakai diantara 35 – 40 derajat. Hanya mesin balap tertentu dengan kondisi ruang bakar istimewa bisa menghadapi titik ledak hingga 45 derajat. untuk lebih lengkapnya silahkan lihat sumber.

Tambahan nih gan, apakah agan tahu perbedaan pengapian pada mesin mobil dan sepeda motor, tentu dari sistemnya udah beda, tapi bukan itu yang saya maksud. perbedaan yang mencolok adalah jika pada sistem pengapian mobil, waktu pengapian bisa di geser dengan mudah karena Distributor atau delco memang tidak paten. Distributor atau delco ini kalo di sepeda motor adalah pulser dan pickup atau tonjolan magnet.

Nah, para mekanik mobil dalam melakukan penyetelan waktu pengapian ini biasanya mengeser sampai ditemukan setelan yang pas. jika pada motor, cara ini paling bisa diaplikasikan oleh anda dengan menggeser pulser atau menggeser pickup (ditambah atau kurangi ) sedikit demi sedikit. ini mungkin cara manual kali ya, cara yang kagak ngerti hitung menghitung.

Tpi kayaknya dari beberapa sumber yang saya baca, cara paling mudah untuk menentukan Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor? adalah dengan aplikasikan CDI yang bisa melakukan penyetelan drajat pengapian secara otomatis dan akurat baik menggunakan remot, laptop atau secara lansung (memutar tombol)…seperti BRT,REXTOR,PREDATOR,KAWAHARA.dll.Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda.

Terkait Dengan Pencarian :

timing pengapian motor 2 tak, rumus timing pengapian, cara menghitung timing pengapian motor, efek memajukan timing pengapian motor, rumus pengapian, cara menghitung timing pengapian, timing pengapian honda grand, derajat pengapian honda grand, cara menggunakan busur derajat pengapian, memajukan timing pengapian f1zr, efek memajukan timing pengapian, cara memajukan pengapian f1zr, cara memajukan timing pengapian megapro, timing pengapian 2 tak, cara menggeser pengapian mio

Berapa Cm / Derajat kah Memajukan Timming Pengapian Motor? Ini Jawabannya. | korekboreup | 4.5

Konten Yang Sesuai :